Tampilkan postingan dengan label Sastra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sastra. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Juni 2013

"SETELAH DIMILIKI, TAK LAGI INDAH"

"SETELAH DIMILIKI, TAK LAGI INDAH"

Yang tinggal di gunung, merindukan pantai. Yang tinggal di pantai, merindukan gunung.

Di musim kemarau merindukan musim hujan. Di musim hujan merindukan musim kemarau.

Yang berambut hitam mengaggumi yang pirang Yang berambut pirang mengaggumi yang hitam.

Diam di rumah merindukan bepergian. Setelah bepergian merindukan rumah.

Waktu tenang mencari keramaian. Waktu ramai, mencari ketenangan.

Kita tidak pernah bahagia sebab segala sesuatu tampak indah hanya sebelum dimiliki. Namun setelah dimiliki tidak lagi indah...

Lalu, kapankah kebahagiaan akan didapatkan kalau kita hanya selalu memikirkan apa yang belum ada, namun mengabaikan apa yang sudah dimiliki?

SYUKURI apa yang ada, karena hidup adalah anugreah bagi jiwa-jiwa yang ikhlas.

Jumat, 31 Mei 2013

لا إله إلا الله

لا إله إلا الله

لا إله إلا الله .... لا إله إلا الله .... لا إله إلا الله

ما لـــــــــــــــــــــنا رب ســــــــــــــــواه

Tidak ada bagi kita Tuhan selain Dia

ربنا رب القلوب *** وهو علام الغــــــــــيوب
Tuhan kita adalah tuhan untuk hati-hati kita
Dialah yang mengetahui yang ghaib

في الشروق والغروب*** نوره يهدي العصاة
Di Timur dan di Barat,
CahayaNya senantiasa memberikan hidayah untuk orng-orang yg bermaksiat

ربنا الهادي الودود *** فضله ملء الوجود
Tuhan kita adalah Tuhan yang Maha Hidup dan Maha Mencintai
KeutamaanNya memenuhi Alam ini

عفوه خير الوجود *** فارتج ِ دوما رضاه
KeampunanNya adalah yang terbaik yang ada
Maka selalulah mengharapkan RidhoNya

لا إله إلا الله .... لا إله إلا الله .... لا إله إلا الله

ما لـــــــــــــــــــــنا رب ســــــــــــــــواه
Tidak ada Tuhan Bagi kita selain Dia

ربنا الحي الرقيب *** يقبل العبد المنيب
Tuhan kita Maha Hidup dan Maha Mengawasi
Selalu menerima hamba yang mengharapNya

فهو رحمن مجيب *** للدعاء ومن دعاه
Dialah yang Maha Pengasih yang mengabulkan
Do’a-doa orang yang meminta

ربنا الهادي الودود *** فضله ملء الوجود
Tuhan kita adalah Tuhan yang Maha Hidup dan Maha Mencintai
KeutamaanNya memenuhi Alam ini

عفوه خير الوجود *** فارتج ِ دوما رضاه
KeampunanNya adalah yang terbaik yang ada
Maka selalulah mengharapkan RidhoNya

لا إله إلا الله .... لا إله إلا الله .... لا إله إلا الله

ما لـــــــــــــــــــــنا رب ســــــــــــــــواه

Jumat, 03 Mei 2013

Bidadari Surga





Bidadari Surga

Setiap manusia punya rasa cinta,
yang mesti dijaga kesuciaanya
namun ada kala insan tak berdaya,
saat dusta mampir bertahta

Kuinginkan dia,
yang punya setia.
Yang mampu menjaga kemurniaanya.
Saat ku tak ada,
ku jauh darinya,
amanah pun jadi penjaganya

*Hatimu tempat berlindungku,
dari kejahatan syahwatku
Tuhanku merestui itu,
dijadikan engkau istriku

Engkaulah.....
Bidadari Surgaku
Tiada yang memahami,
sgala kekuranganku
kecuali kamu, bidadariku

Maafkanlah aku
dengan kebodohanku
yang tak bisa membimbing dirimu

*Hatimu tempat berlindungku,
dari kejahatan syahwatku
Tuhanku merestui itu,
dijadikan engkau istriku
Engkaulah.....Bidadari Surgaku

Kamis, 28 Maret 2013

Di Sisinya Selalu Ada Cinta


Di Sisinya Selalu Ada Cinta
Author: Abu Aufa

Pagi yang cerah selalu membuatku bergairah menapakkan
kaki di aspal hitam yang masih tampak basah. Merentas
jeruji cahaya mentari yang masih malu menembus
putihnya awan, bertemankan canda mesra kupu-kupu
beraneka warna dan bunga-bunga yang merekah. Megahnya
simfoni alam yang melantunkan senandung tasbih dan
tahmid dari tetesan sisa-sisa embun di tanah, seakan
menambah pesona pagi yang indah.

Di jalanan juga tampak banyak orang yang dengan penuh
semangat berolah raga. Ada yang hanya berjalan santai
menghirup udara segar, ada pula yang berlari-lari
kecil dan tak sedikit yang terlihat menuntun anjingnya
yang bergerak lincah kesana kemari. Wajah-wajah mereka
terlihat segar dielus lembut sinar mentari pagi,
padahal beberapa di antaranya tampak tidak lagi
berusia muda, terlihat dari guratan-guratan keriput di
wajah.

Tampak dari kejauhan dua sosok manusia berjalan ke
arahku, "Selalu mereka," aku bergumam dalam hati.
Semakin dekat, semakin terdengar nafas yang
terengah-engah dan terlihat simbahan peluh yang
mengucur membasahi sekujur tubuh mereka.

"Ohayou gozaimasu," sapa obachan itu ramah seraya
sedikit membungkukkan tubuhnya.

Di sampingnya, anak lelaki yang berkepala besar dan
berperawakan pendek itu juga terdengar menyapa, namun
dengan suara tak jelas. Terlihat dari raut wajahnya ia
berbeda dengan anak yang umurnya sebaya. Wajah itu
berhiaskan mata yang sipit dan turun, dagu yang kecil
membuat lidah terlihat menonjol keluar serta lebar
tengkorak tampak pendek di kepalanya yang dicukur
botak.

Sekali-kali tangan lebar dengan jari-jari pendek itu
susah payah menyeka wajahnya dengan handuk kecil,
tampak koordinasi gerakan tangannya lemah sekali. Tak
jarang obachan di sebelahnya ikut membantu, dihapusnya
cucuran keringat anak lelaki itu dengan kasih sayang,
penuh selaksa cinta yang terpancar jelas dari binar
matanya. Seketika, mata anak lelaki yang sering
menatap kosong itu pun terlihat senang.

"Kono ko wa uchi no musuko desu," katanya terdengar
jelas dan bangga, seakan tahu pertanyaan yang
menyergap di benakku.

Aku hanya tersenyum, menganggukkan kepala dan tak
berkata apa-apa. Seiring langkah mereka yang semakin
menjauh, kutatap kepergian obachan dan anak lelaki
yang berjalan goyah itu dengan perasaan berkecamuk
menjadi satu. Pikiranku lalu menerawang, menembus
lorong ruang dan waktu. Melayang, meninggalkan sosok
tubuhku yang masih berdiri tak bergeming, takjub
dengan sebuah keajaiban cinta.

Cinta seorang ibunda kepada anak-anaknya memang
membuat kita selalu terpesona. Jikalau kasih seorang
anak adalah sepanjang galah, kasih ibunda tentu
sepanjang jalan. Bahkan andaikan kasih anak itu
sepanjang jalan, maka kasih ibunda adalah sepanjang
masa.

Obachan itu pasti tak pernah tahu bahwa ada surga di
telapak kakinya, sehingga ia merasa perlakuannya
biasa-biasa saja. Namun bagiku, ia adalah seorang
wanita istimewa yang di sisinya selalu ada cinta,
karena amanah berupa seorang anak yang cacat mental
hanya dianugerahkan kepada wanita-wanita istimewa.

ALLAHua'lam bi shawab.

*IKATLAH ILMU DENGAN MENULISKANNYA*
Al-Hubb FiLlah wa LiLlah,

Abu Aufa

Catatan:
- Ohayou gozaimasu: selamat pagi
- Obachan: wanita berumur, setengah tua
- Kono ko wa uchi no musuko desu: dia adalah anak
laki-laki saya

Senin, 25 Maret 2013

Malulah Jiwaku


Musim dingin menusuk tulang
Tetes-tetes salju hampir membuat mereka beku
Mantel tak lagi sanggup menghangatkan
Namun mereka tetap berusaha khusyu'
Dalam berdiri dan ruku'
Memasrahkan diri saat kepala menyentuh bumi
dalam sujud paling dingin di hari ini

Maka malulah jiwaku yang tak jua bergegas
malas melepas selimut hangat
Yaa ayyuhal muzzammil
qumil laila illaa qaliilaa
nishfahu awinqush minhu qaliilaa
au zid 'alaih, warattilil Qur'aana tartiilaa
Musim dingin menusuk tulang
Tetes-tetes salju hampir membuat mereka beku
Mantel tak lagi sanggup menghangatkan
Namun mereka tetap berusaha khusyu' 
Dalam berdiri dan ruku'
Memasrahkan diri saat kepala menyentuh bumi
dalam sujud paling dingin di hari ini

Maka malulah jiwaku yang tak jua bergegas
malas melepas selimut hangat
Yaa ayyuhal muzzammil
qumil laila illaa qaliilaa 
nishfahu awinqush minhu qaliilaa
au zid 'alaih, warattilil Qur'aana tartiilaa

Selasa, 19 Maret 2013

(repost) Kepada Mereka Para Pejuang

Kepada Mereka Para Pejuang
Publikasi: 12/05/2004 07:27 WIB
Kawan,
Tatkala kita merujuk kepada perjalanan kehidupan Rasurullah, ada hamparan cakrawala maha luas yang terbentang sebagai tempat belajar yang tidak pernah menjemukan, apalagi membosankan.

Kawan,
Di sana ada gambaran konkrit tentang kerja yang beliau laksanakan dalam membangun puncak peradaban Islam.

Kawan,
Siapapun Engkau, kewajiban menyeru manusia jangan sebatas lisan, ini adalah hakekat kehidupan, karena uswah dan qudwah telah memberikan bukti konkrit dalam bentuk aktivitas, bukan terbatas pada lembaran sejarah, rangkaian kata, apalagi sekedar diskusi pada seminar dan simposium klasik seperti yang biasa kita lakukan.

Kawan,
Kerja mentarbiyah ummat tidak bisa dilakukan hanya dengan improvisasi. Ia adalah kerja besar yang menghajatkan adanya manhaj yang baku dan shahih, Al-Quran dan As-Sunnah adalah manhaj baku tersebut, yang mesti teraplikasi dalam segenap aspek kehidupan termasuk di dalamnya aspek pembinaan ummat.

Kawan,
Bentang cakrawala, tepis kemalasan, lepas belenggu dungu. Tunjukan semangat bagai singa membaja. Tidak ada lagi waktu untuk bermalas durja. Bawalah Islam membumbung tinggi
Dengan kepal tanganmu. Dalam setiap tarikan nafasmu.

Angin,
Sampaikanlah salamku kepada mereka para pejuang. Biar ku ikuti tapak kokoh kaki mereka. Walau lemah ku berjalan.

Malam,
Lerai lelap tidurku. Manjakan qalbu ku dengan munajat. Biar bicara bisu hati ku pada gelap malam. Walau berat air mata ku mengalir.

Embun,
Teteskanlah kesejukan iman ke dalam rongga dada ku. Biar dapat kupetik mawar Islam. Yang akan mengaharumkan taman hatiku. Walau nafas ku mulai tersenggal. Karena lelahnya ku berjalan.

Yesi Elsandra